masukkan script iklan disini
TULUNGAGUNG — Sinergi antara akses pembiayaan dan pendampingan intensif terbukti efektif mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut dirasakan Muhammad Fathul Ula, pemilik usaha jasa percetakan dan Alat Tulis Kantor (ATK) di Desa Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Fathul merintis usaha percetakan dan penyediaan ATK yang berlokasi di Dusun Pundensari, Desa Rejotangan. Melalui usahanya, ia konsisten memenuhi berbagai kebutuhan dokumen dan perlengkapan sekolah maupun kantor bagi warga sekitar.
Sejak 2024, Fathul memperkuat modal usahanya dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI melalui Unit Rejotangan. Tidak sekadar mendapat suntikan dana, ia juga memeroleh pendampingan berkala dari pihak bank.
Kombinasi modal dan edukasi tersebut berbuah manis. Aktivitas usahanya kini kian menggeliat dengan lonjakan jumlah pelanggan yang datang setiap harinya.
“Alhamdulillah, setelah mendapatkan KUR dari BRI dan pendampingan dari BRI Unit Rejotangan, usaha saya terasa semakin berkembang dan pelanggan juga semakin ramai,” ujar Fathul, Jumat (18/9).
Bagi Fathul, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri dalam mengelola bisnisnya. Ia berharap usahanya dapat terus berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
“Dukungan ini sangat membantu saya dalam menjalankan usaha dan membuat saya semakin semangat untuk terus maju,” tambahnya.
Sementara itu, Pgs. Branch Office Head BRI Tulungagung, Mochamad Agus Mirwan, menegaskan komitmen perseroan dalam mendampingi para pelaku UMKM. Menurutnya, pembiayaan harus diiringi dengan pengelolaan yang produktif agar memberikan hasil optimal.
“BRI tidak hanya memberikan akses pembiayaan melalui KUR, tetapi juga terus memberikan pendampingan kepada nasabah agar pembiayaan yang diterima dapat dimanfaatkan secara produktif,” kata Agus.
Agus mengapresiasi capaian Fathul yang mampu mengembangkan usahanya secara signifikan. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pemberdayaan melalui jaringan unit kerja di daerah.
“Melalui jajaran BRI Unit yang dekat dengan masyarakat, kami berupaya mendampingi mereka dalam mengembangkan usahanya agar semakin banyak UMKM di Tulungagung yang naik kelas,” pungkasnya.(red)